Posts

Main dengan Lumba-Lumba di kiluan

Image
Menyeberangi Selat Sunda, sampailah di Lampung. Propinsi di ujung selatan Pulau Sumatera ini menawarkan pemandangan laut yang indah. Ada dua cara menuju Kiluan, jalur darat atau jalur laut. Lewat jalur laut, Canti –pelabuhan para nelayan- jadi gerbang utamanya. Apa istimewanya Kiluan? Puluhan lumba-lumba yang siap menyajikan atraksi melompat di pagi hari. Yup, lumba-lumba ini hanya muncul di pagi buta sampai sekitar pukul 07.00. Makin asyik perjalanan melihat lumba-lumba ini karena terkadang si nelayan yang membawa jukung (perahu kecil berukuran panjang dan berujung lancip melengkung dan jadi ‘kendaraan’ untuk melihat lumba-lumba) menangkap ikan untuk nantinya di jual. Lainnya, pegunungan, air berwarna hijau tua dan karang-karang kokoh di pinggiran pantai jadi bonusnya. Dengar-dengar, snorkeling di sekitar Kiluan juga tak kalah indahnya.

Kenapa Mesti ke Bali?

Image
Keelokan dan kesohoran Bali sebagai destinasi wisata sudah saya dengar sejak zaman SD. Tapi untuk membuktikannya, baru terwujud di 2011. Impulsif trip. Begitu saya menyebut perjalanan ini. Alasannya, seorang teman nekat memesan tiket promo ke Bali untuk lima orang. Meski pada akhirnya orang yang berangkat berbeda dengan orang yang memesan tiket diawal -kecuali saya dan seorang teman, trip ini jalan terus. Tentu bergaya ala backpacker. Urusan tempat wisata yang dituju, penginapan, dan sewa mobil dicari lewat googling di internet sekaligus minta pendapat dua teman yang kebetulan orang Bali. Tepat 23-25 November lalu lima orang perempuan ‘terbang’ ke Bali. Hasil impulsif trip kami menjelajahi Garuda Wisnu Kencana, Uluwatu, Pantai Padang-Padang, Pantai Jimbaran, Tanjung Benoa, Tanah Lot, Seputaran Kuta, Sanur, dan ditutup dengan membeli oleh-oleh di Bali Hawaii. Ini kenangan yang direkam lewat kamera dari tempat-tempat yang kami datangi. PS. Saya terpana melihat Pantai Padang-Padang y...

Sejenak di Ujung Genteng

Image
Ke Ujung Genteng bikin saya sadar kalau kota yang punya nama Sukabumi itu amat sangat besar. Meski jalannya terbilang jelek, tapi kalau jalan di pagi atau siang, pemandangannya bisa mengalihkan perhatian pengguna jalan. Ujung Genteng menawarkan lautnya yang punya ombak besar. Pas untuk mereka yang hobi atau penasaran dengan olahraga surfing. Tawaran lainnya, sunset yang cantik di Muara Cipanarikan dan penangkaran penyu. Masyarakat yang ramah dan terbuka pada pendatang juga jadi keasyikan tersendiri mengunjungi Ujung Genteng. Bonus lainnya, ada saudara kembar Tanah Lot di Bali di Villa Amanda Ratu, juga Curug Cikaso yang indah.

Rayuan Pulau Kelapa

Image
Pulau Kelapa adalah salah satu pulau di kepulauan Seribu yang belum banyak didatangi pengunjung layaknya Pulau Tidung yang saat ini sedang bersinar namanya. Pemandangan menarik di Pulau Kelapa adalah saat sunrise dan sunset. Alasannya, sunrise yang muncul di timur makin tampak cantik karena muncul diantara kapal-kapal nelayan yang berlabuh di dermaga. Sementara, sunset di barat muncul ditengah lautan lepas. Pulau-pulau disekitar Pulau Kelapa pun tak kalah cantik. Pasir putih di bibir pantai dan keindahan bawah laut yang tiada duanya.

Sapaan Bromo di Pagi Hari

Image

Pulau Pramuka, Pesona Utara Jakarta

Image
Pemandangan di sekitar Pulau Pramuka Snorkeling time! Salah satu penyu penghuni penangkaran di Pulau Pramuka Jika selama ini banyak yang mengatakan laut di Jakarta itu kotor, jangan percaya pada kata-kata itu. Itu hanya ucapan mereka yang belum pernah melihat langsung pesona Kepulauan Seribu. Buktinya, Pulau Pramuka menyajikan pemandangan laut yang biru lengkap dengan keindahan di dalamnya. Disekitar Pulau Pramuka juga terdapat pulau-pulau yang tepat dijadikan tempat snorkeling. Hasilnya? Siap-siap kaget dan -kagum tak percaya betapa cantiknya pesona bawah laut di Kepulauan Seribu. Cara menuju Pulau Pramuka: Dari perempatan Grogol (Citraland Mall) naik angkot yang menuju Muara Angke. Sampai Muara Angke, jalan menuju pelabuhan. Kapal menuju Pulau Pramuka bisanya berangkat jam 7 pagi dengan ongkos sebesar Rp. 33.000.

Sawarna, Tak Sekedar Desa

Image
Sun rise di Sawarna Dua batu besar penanda Pantai Tanjung Layar Ombak di Pantai Tanjung Layar Nelayan Sawarna Sawah, bukit, dan pantai. Tiga hal yang membuat Sawarna cantik Menanti momen pas untuk surfing Sebuah desa yang lengkap; pemandangan sawah dan bukit berpadu apik dengan pantai dan laut yang indah. Untuk penggemar surfing, Pantai Ciantir adalah tempatnya. Tempat ini juga sudah dikenal oleh penggemar surfing dari mancanegara. Terus berjalan ke barat, dua buah batu besar kokoh berdiri sebagai tanda inilah Pantai Tanjung Layar. Jika terus menyusuri pantai, sampailah di Pantai Legon Pari. Nikmati semilir angin dan sebutir kelapa adalah pilihan paling tepat ditempat ini. Heaven!