Kenapa Mesti ke Bali?

Keelokan dan kesohoran Bali sebagai destinasi wisata sudah saya dengar sejak zaman SD. Tapi untuk membuktikannya, baru terwujud di 2011. Impulsif trip. Begitu saya menyebut perjalanan ini. Alasannya, seorang teman nekat memesan tiket promo ke Bali untuk lima orang. Meski pada akhirnya orang yang berangkat berbeda dengan orang yang memesan tiket diawal -kecuali saya dan seorang teman, trip ini jalan terus. Tentu bergaya ala backpacker. Urusan tempat wisata yang dituju, penginapan, dan sewa mobil dicari lewat googling di internet sekaligus minta pendapat dua teman yang kebetulan orang Bali. Tepat 23-25 November lalu lima orang perempuan ‘terbang’ ke Bali. Hasil impulsif trip kami menjelajahi Garuda Wisnu Kencana, Uluwatu, Pantai Padang-Padang, Pantai Jimbaran, Tanjung Benoa, Tanah Lot, Seputaran Kuta, Sanur, dan ditutup dengan membeli oleh-oleh di Bali Hawaii. Ini kenangan yang direkam lewat kamera dari tempat-tempat yang kami datangi.

PS.
Saya terpana melihat Pantai Padang-Padang yang indah dan langit biru di Pantai Kuta lengkap dengan awan yang ‘gemuk’. Dua tempat ini bikin saya berikrar untuk balik lagi ke tempat ini sekaligus menjelajahi sudut Bali bagian atas. Suatu hari nanti, pasti!






Comments

Popular posts from this blog

(Edu) Hostel, Yay or Nay?

Kapas Biru and Tumpak Sewu Waterfall: Catch Us if You Can

Jalan-Jalan Jakarta Lewat Susur Oranje Boulevard