Weekend Gateaway: Pulau Bira Besar



Atas ajakan seorang teman, sekali lagi saya berkesempatan menjelajahi pulau di Kepulauan Seribu. Pulau Bira Besar tepatnya. Trip kali ini diikuti 9 orang. Dari semuanya, saya hanya kenal Uni (teman yang mengajak) dan Eca. Lainnya: Devy, Bobby, Mail, Ratna, Jikun dan Mas Roni dalah orang-orang yang baru saya kenal.



Kesan pertama saat menjejakkan kaki di pulau milik Patra Jasa ini adalah sejuk. Karena di pinggir pantainya ditumbuhi tanaman sejenis cemara. Disini –kelihatannya- ada lebih dari 10 guest house dengan sedikit bergaya rumah panggung. Sayangnya karena kurang perawatan, banyak atap guest house yang keropos.

Sepanjang pinggir pantai Pulau Bira Besar banyak sisa pepohonan yang rubuh. Buat saya, Ini jadi spot foto yang menarik. Lainnya, pulau ini punya dua dermaga: sisi depan dan belakang. Dermaga sisi belakang adalah tempat yang amat menarik untuk mereka yang gemar snorkeling. Karangnya banyak, meski berwarna seragam. Penghuni lainnya juga beragam; ikan berwarna-warni berbagai macam ukuran, bintang laut, clown fish, juga Bulu Babi Seribu. Hewan yang punya warna menarik ini, yaitu ungu, justru sangat berbahaya. Sekali tersengat siap-siap kehilangan anggota tubuh. Yup, mesti di amputasi. Begitu kata Kenji, penduduk Pulau Kelapa yang jadi nahkoda kapal ‘Jealous’, nama kapal yang kami naiki selama keliling disekitar Pulau Bira Besar.


Meski cuaca mendung namun tidak hujan, menjelajah Pulau Bira Besar jadi weekend gateaway yang patut saya kenang. Bertemu teman-teman baru yang seru dan lucu juga difoto oleh fotografer handal adalah alasannya. Senang!







PS. Foto saya dan teman-teman adalah hasil karya Mas Roni. Terima kasih sangat mas, untuk foto-foto ciamiknya :D

Comments

Popular posts from this blog

24 Jam di Melaka

(Cerita pembuatan) Paspor Lima Tahun Lalu dan Sekarang

Kapas Biru and Tumpak Sewu Waterfall: Catch Us if You Can